Sabtu, 21 Juli 2012

UKM itu Pilihan

Mahasiswa merupakan aktor intelektual yang seharusnya dapat memberikan manfaat guna kemajuan bangsa dan negara kita. Dengan bekal ilmu yang dimilikinya maka mahasiswa biasa juga disebut agen perubahan atau agen of change karena perannya yang sangat penting dalam kehidupan bernegara. Mahasiswa harus melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang meliputi Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian Masyarakat secara seimbang. Ketiganya sangat penting bagi mahasiswa untuk menentukan masa depan dirinya dan masa depan bangsa ini. Pendidikan diperoleh pada saat mengikuti kegiatan belajar mengajar di dalam kelas atau ketika mengikuti seminar nasional. Penelitian bisa dilakukan mahasiswa setiap saat baik secara individu, kelompok atau pun ikut berpartisipasi dalam penelitian yang dilakukan Dosen. Pengabdian masyarakat dapat dilakukan dengan mengikuti kegiatan-kegiatan sosial yang diselenggarakan oleh pihak fakultas atau pun unit kegiatan mahasiswa (UKM) yang ada di fakultas maupun universitas

UKM bisa diklasifikasikan menjadi beberapa jenis, UKM olahraga dan seni, UKM keilmuan, UKM keagamaan. Selama saya kuliah di Fakultas Hukum Unsoed saya pernah menjadi anggota atau pengurus Unit Kerohanian Islam (UKI), Justisia English Club (JEC), Law Football Club (LFC), Lembaga Kajian Hukum dan Sosial (LKHS) dan Unsoed Football Club (UFC). UKM memberikan manfaat yang sangat banyak bagi diri saya, antara lain melatih kepemimpinan dan saya mendapatkan banyak teman dari 8 Fakultas yang berbeda yang ada di Unsoed. Pada saat itu di Fakultas Hukum terdapat 15 lebih UKM dan saya hanya memilih 4 UKM dengan penuh pertimbangan dan alasan tentunya. UKM itu pilihan, saudaraku. Pilihlah dengan penuh pertimbangan dan ketika saudara sudah menentukan pilihan maka bertanggungjawablah terhadap pilihan saudara. Dengan cara apa? Mengikuti setiap kegiatan UKM yang saudara pilih, mau dan mampu untuk mengelola UKM tersebut dengan menjadi pengurusnya, bersedia mentaati AD/ART UKM dan lain sebagainya. Jangan malah lempar batu sembunyi tangan, sudah menentukan pilihan tetapi tidak mau untuk bertanggungjawab terhadap pilihannya. 

Pada dasarnya saya menghimbau kepada tiap mahasiswa untuk memilih minimal satu UKM. Mahasiswa harus mengikuti UKM yang ada di fakultas maupun universitas karena dengan mengikuti UKM akan banyak manfaat yang akan kita peroleh. Jangan juga terlalu memilih banyak UKM karena akan merepotkan diri sendiri. Jika memang saudara memilih lebih dari 3 UKM maka harus bisa memanage waktu dengan baik. Ingat! Tugas utama saudara adalah kuliah. UKM hanya sekedar kegiatan pendukung. Sekali lagi saya tekankan bahwa kuliah itu penting tapi tidak pokok, maksudnya selain kuliah masih ada hal lain yang bisa kita kerjakan untuk mendukung perkuliahan kita seperti melakukan penelitian atau pun mengikuti UKM. 

Sebelum memilih UKM hendaknya penuh pertimbangan dan alasan yang matang. Pahami dulu kemampuan yang dimiliki saudara. Kemudian pelajari UKM yang akan anda pilih, apakah bergerak dalam bidang olahraga dan seni, keilmuan atau keagamaan. Saudara juga bisa bertanya kepada kakak kelas saudara mengenai track record UKM yang akan anda pilih, dari segi kegiatan, prestasi, sumber daya manusianya dll. Mahasiswa baru cenderung akan melihat sosok panitia penerimaan mahasiswa baru dalam memilih UKM sehingga pencitraan merupakan hal yang penting dalam hal ini. Tidak masalah bagi saya selama person yang ada dalam kepanitiaan tetap profesional artinya konsisten melaksanakan tugas dan kewenangannya sebagai panitia dan tidak mempromosikan UKM jika memang belum saatnya melakukan hal tersebut.15 UKM yang ada di Fakultas Hukum sangatlah beragam, jadi tidak ada alasan bagi mahasiswa baru angkatan 2012 untuk tidak memilih atau mengikuti UKM, minimal satu deh. Keep spirit gays !!!

10 komentar:

  1. semacam ekstra kulikuler kali ya..?
    maap ga pernah kuliah
    hiks

    BalasHapus
    Balasan
    1. betul betul...kuliah ga penting mas, yg ptg itu memaknai hidup, bukan begitu,,hehe..

      Hapus
    2. sayangnya aku bukan karena idealis kayak gitu, om
      melainkan ga ada biaya, hehe

      Hapus
  2. Dulu waktu kuliah aku ikut Fotografi, bukan karena hobi motret tapi karena seneng di foto hahahaa

    BalasHapus
    Balasan
    1. wah.. mba mila dulu jdi model ya, model mana nih mba??,,hehe..

      Hapus
  3. Realistis dan penuh daya tarik. Kesan ini terasa nyata setelah mengikuti semua kegiatan yang ada dalam UKM ya.

    BalasHapus
  4. Bego yg bilang kuliah ga penting, org kaya anda ini lah yg banyak meracuni mahasiswa baru

    Jangan tularkan haya hidup hancur ukm anda dan anda ke mahasiswa baru

    Nanti pas mau cari kerja, baru menyesal, oh mau usaha sendiri ga mau cari kerja? Emang semua org bisa kayakk gtu?, bill gates saja yg D.o ttp saja menyuruh jgn ikuti jejaknya..

    Sekali lagi ente itu jgn kemakan paham idealis bego dan prematur dri senior senior ente, ga ada gunanya, lihat aja kebanyakan senior ente yg ga lulus tuh, atau yg kelamaan lulus, hanya bisa jadi sampah, dan coba nularin sampahnya ke adik adiknya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Lo tu siapa ya, seenaknya maki orang tanpa menampangkan muke. Brengsek bener nie orang, dihajar seluruh anak2 UKM bonyok lu.

      Hapus
    2. UKM jangan disalah artikan tempat ngumpul2 tanpa makna, juga bukan sebagai tempat pelarian dan pembenaran untuk tidak masuk kuliah, InsyaAllah jika mengikuti aturan dan semangat awal terbentuknya UKM tersebut akan membawa dampak yang postitif bagi kita dikemudian hari.

      Ga benar juga karena mementingkan dan masuk UKM lalu kemudian kuliah terbengkalai, di UKM kita belajar bersama memaknai dan mendalami satu bidang disiplin ke-ilmuan atau kegiatan lainnya yang kita minati, sehingga dengan demikian kita berharap bahwa dengan bergabungnya kita di suatu UKM kita menjadi lebih tahu dan syukur2 menjadi expert dalam bidang tersebut, sebab setau saya (dulu di SCeN) banyak sekali hal positif yang saya dapatkan, bukan hanya sekedar ilmu tentang networking juga persahabatan dan kekeluargaan yang timbul dari akibatnya.

      Dan Sangat salah jika mengatakan bahwa kuliah TIDAK PENTING, justru UKM itu dibentuk untuk menunjang kegiatan perkuliahan yang ada di PT tersebut. Juga masalah NILAI MATA KULIAH, percayalah jika anda mampu untuk meraihnya dengan angka yang sempurna maka harus dilakukan dan dikejar, karena biar bagaimanapun saat anda nanti memulai pekerjaan dan melamar pekerjaan seleksi pertama kebanyakan perusahaan adalah di nilai MATKUL anda, jika seleksi pertama saja anda tidak lulus bagaiman anda berharap utk seleksi berikutnya..

      Sekian dulu..

      Hapus
  5. Ada seniorku di UKM-ku yang pernah menjadi IT Manager di 7 perusahaan. salah satunya Perusahaan TPS Food. Dia angkatan 1997 dan lulus tahun 2008. UKM kami dalam bidang networking (IT) di Malang. Dan ada seniorku yang lulus dalam waktu 7 semester, dia aktif di UKM semua kegiatan dia ikuti, bahkan nilai akademiknya SUMAKUMLOT(alias sempurna) Kalau ada masalah dengan seseorang atau senior anda bisakan langsung ke orangnya. Dan aku sekarang mahasiswa semester 7, aku mengikuti UKM sejak aku masuk kuliah. Dan realitanya bukan UKM yang membuat orang itu hancur, Maaf kakak Anonim bukannya aku membela orang2 yang ada di UKM. melainkan hanya meluruskan hal yang kurang baik saja. Maaf sebelumnya kakak Anonim

    BalasHapus