Jumat, 13 Juli 2012

"Shoot Me"

Penguasaan bahasa asing merupakan hal yang penting dalam era globalisasi sekarang ini. Tiap individu dituntut untuk bisa menguasai bahasa asing baik inggris atau pun mandarin supaya dapat bersaing dan berkomunikasi dengan masyarakat internasional. Pendidikan bahasa Inggris dapat diberikan sejak dini baik dari taman kanak-kanak maupun sekolah dasar. Di Indonesia sendiri pelajaran bahasa inggris memang sudah diberikan dari level pendidikan dasar sampai pendidikan tinggi. Pemerintah Indonesia sadar betul akan pentingnya mempelajari bahasa inggris. Banyak manfaat yang dapat kita peroleh jika kita mampu menguasai bahasa asing khususnya bahasa inggris. Dalam dunia kerja misalnya, perusahaan asing mensyaratkan calon pegawainya untuk dapat menguasai bahasa inggris baik aktif maupun pasif. Jika calon pekerja sudah menguasai bahasa inggris sejak dini maka tidak ada kesulitan untuk masuk dalam perusahaan tersebut.

Beberapa waktu yang lalu saya mempunyai pengalaman yang cukup unik dan lucu. Setelah saya lulus dan meraih gelar Sarjana Hukum pada bulan Juni tahun 2012 hal yang saya lakukan tidak lain adalah mencari pekerjaan. Untuk mendapatkan pekerjaan sebenarnya tidaklah sesulit dibayangkan jika kita termasuk dalam kriteria "Sarjana Plus" ( baca tulisan tentang "Sarjana Plus"). Salah satu kriteria menjadi sarjana plus adalah menguasai bahasa asing dan biasanya itu dibuktikan dengan sertifikat toefl. Sejak tulisan ini dibuat memang saya belum mempunyai sertifikat toefl. Rencana saya dalam satu minggu ke depan saya harus mendapatkan sertifikat toefl tentunya dengan nilai yang baik. Besok Sabtu, 14 Juli saya rencana mengikuti workshop toefl dan saya mengajak teman-teman saya yang memang mulai menyadari pentingnya menguasai bahasa inggris walaupun mereka belum memperoleh gelar sarjana. Tidak masalah menurutku, paling tidak mereka akan mengetahui seberapa jauh mereka menguasai bahasa inggris.

Kita memang mahasiswa yang bisa dikatakan terlambat untuk menyadari arti pentingnya menguasai bahasa inggris, tetapi pepatah cina mengatakan "lebih baik terlambat dari pada tidak sama sekali". Ajakan untuk mengikuti workshop toefl yang akan dilanjutkan dengan test toefl dilakukan ketika kita sedang ngobrol santai di Angkringan Pasar Wage (tempat nongkrong mahasiswa Purwokerto-Red). Beberapa teman memang menyatakan ketertarikannya untuk mengikuti workshop tersebut. Ada juga teman yang masih ragu untuk memutuskan akan ikut atau tidak. Dibalik kebingungannya sebenarya terpendam keinginan yang kuat untuk mengikuti kegiatan tersebut. Beberapa saat kemudian kita asik tanya jawab menggunakan bahasa inggris dengan diiringi mp3 lagu barat yang tentunya berbahasa inggris. Tiba-tiba ada seorang teman yang bertanya, apa bahasa inggrisnya bolehkah saya foto denganmu? Sepintas saja ada yang menjawab "Shoot Me". Terang saja tawa riuh langsung menambah cair suasana di Angkringan tersebut, seakan-akan tidak mempedulikan orang lain yang ada disekitar kita. Pikiran negatif pun membayangi beberapa teman, ya blue film atau video bokep. Mungkin itu yang mereka bayangkan ketika mendengar kata "Shoot Me". Memang kosakata tersebut ada dalam blue Film atau video bokep. Kosakata lain pun muncul dan bertambah ngawur bahasa inggris yang dikeluarkan teman-temanku, walaupun bahasa inggrisku pun belum bisa dikatakan baik.

Kejadian tersebut memang menggelikan, lucu, porno atau ilmiah, tapi yang jelas dari kejadian itu muncul pemikiran mengenai pentingnya pengusaan bahasa inggris dalam era globalisasi ini. Terima kasih teman-temanku, mudah-mudahan dalam waktu dekat kita bisa belajar bahasa inggris bersama dan berjanjilah  ketika kita mempunyai anak atau cucu kelak, ajarkanlah mereka bahasa inggris sejak dini supaya tidak seperti diri kita yang sudah mencapai umur 20 an lebih tetapi belum menguasai bahasa inggris baik aktif maupun pasif.
(Tulisan ini terinspirasi oleh Andry Wahyudi dan Barkah Dwi Cahyono, 2 sosok yang selalu akan ku kenang dalam hidupku)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar