Sabtu, 14 Juli 2012

From Zero To Hero

"From Zero To Hero" sebuah predikat yang pantas disematkan kepada sosok kawanku yang satu ini. Pada hari ini Sabtu, 14 Juli 2012 kawanku dapat membuktikan bahwa dia mampu mengerjakan soal TOEFL dengan nilai yang cukup memuaskan. Diawali pagi yang indah dengan ditemani sinar matahari kami berempat menuju tempat Workshop TOEFL di daerah Purwokerto. Setibanya disana kami dikejutkan bahwa peserta sudah penuh dan ketiga kawanku ini sebut saja HM, BDC, AW divonis tidak dapat mengikuti workshop TOEFL karena pesertanya sudah penuh. Dengan kemampuanku melobi sang panitia maka mereka bertiga pun bisa ikut. 

Sejatinya kegiatan dimulai jam 08.30 WIB tetapi karena berbagai hal baru dimulai pada pukul 09.30 WIB. Tidak masalah bagiku, yang penting kawan-kawanku dapat mengikuti kegiatan tersebut dan bisa jadi ini merupakan pengalaman pertama bagi mereka. Kegiatan ini juga pengalaman pertama untukku. Sang tentor pun memasuki ruang pertanda kegiatan akan segera dimulai. Setelah komat-kamit selama satu jam lebih akhirnya kami diberi soal-soal latihan. Spontan saja setelah menerima soal tersebut aku meramal peringkat berdasarkan nilai yang akan kami peroleh. Peringkat pertama jelas aku, ramalanku untuk peringkat kedua yakni HM, peringkat ketiga dan keempat diisi oleh BDC atau AW. Keduanya memang ditakdirkan mengisi juru kunci menurut pengamatanku. 

15 menit berlalu tetapi kami berempat belum juga menyelesaikan soal yang diberikan sang tentor. Kelebihanku dibandingkan kawanku yang lain adalah aku dapat mengerjakan soal dengan cepat dan penuh percaya diri, alhasil HM dan BDC yang duduk disebelahku melirik jawabanku. Sebenarnya aku sadar, tetapi tidak masalah jawabanku dilihat oleh mereka toh tidak ada ruginya membantu teman. Padahal belum tentu jawabanku benar. Aku tidak benar-benar mengamati AW ketika mengerjakan soal, apakah dia juga melirik perempuan di sebelahnya atau dia mengerjakan sendiri dengan sedikit kemampuannya berbahasa inggris. 

"Sudah selesai?" tanya sang tentor. "Sudah" jawab kami serempak. Soal pun dibahas satu per satu. Soal yang berjumlah 40 nomor tersebut terlihat mudah pada saat mengerjakan bersama sang tentor. Namun terlihat sangat sulit waktu aku mengerjakannya. Kemudian kami pun menghitung jumlah jawaban benar dan ternyata diluar dugaanku si AW berhasil memperoleh skor yang tertinggi dan disusul oleh BDC dan peringkat 3 dan 4 ditempati oleh HM dan aku. "From Zero To Hero" sebuah predikat yang pantas disematkan kepada kawan AW yang telah mengerjakan soal dengan intuisinya. Yaph memang benar AW mengerjakan soal dengan intuisinya. Semoga ini awal yang baik bagi AW menjelang test TOEFL yang sesungguhnya karena pada dasarnya hari ini hanya latihan saja. Kepada HM dan BDC saranku kalian harus belajar lebih percaya diri dan jangan curang! Selamat kepada AW semoga bisa mempertahankan prestasi saudara. Aku tunggu di test yang sebenarnya. SALAM SHOOT ME !!!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar