Sabtu, 14 Juli 2012

OSMB 2009

Orientasi atau pengenalan terhadap lingkungan universitas yang biasa dilakukan untuk menyambut mahasiswa baru merupakan agenda wajib yang dilakukan Universitas termasuk yang dilakukan di Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto. Orientasi atau pengenalan kampus biasa disebut OSMB atau OSPEK tergantung kebijakan dari Unsoed. Apa pun namanya yang jelas tujuan utama orientasi mahasiswa ini adalah memperkenalkan lingkungan kampus mulai dari sistem pendidikan sampai pada sarana prasarana yang ada di  fakultas maupun universitas. Sejak masuk Fakultas Hukum Unsoed saya sudah mengikuti 3 kali orientasi yakni pada tahun 2007 menjadi peserta dan tahun 2008 dan 2009 menjadi panitia. Semua orientasi yang saya ikuti selalu memberikan kesan, namun yang sangat membekas ketika menjadi panitia pada tahun 2009 karena pada saat itu saya menjadi Sekretaris Panitia.

Panitia merupakan unsur penting dalam pelaksanaan kegiatan orientasi sebab tanpa panitia dari unsur mahasiswa kegiatan orientasi tak akan berjalan dengan baik. Idealisme mahasiswa harus dituangkan dalam berbagai hal termasuk pada saat mengikuti kegiatan di kampus. Kampus merupakan "Pasar Nilai" dimana nilai apa pun ada baik nilai kebaikan dan keburukan. Saudara bisa menjadi mahasiswa baik, mahasiswa buruk, mahasiswa nakal, mahasiswa manis, mahasiswa gaul, mahasiswa cerdas, mahasiswa biasa, mahasiswa aktivis dll. Semua itu ditentukan oleh saudara sendiri dan faktor lingkungan akan sangat berpengaruh terhadap pembentukan jati diri anda sebagai mahasiswa. Teman kuliah, teman kost, teman bermain, unit kegiatan mahasiswa (UKM) yang diikuti merupakan faktor yang mempengaruhi saudara kelak akan menjadi apa. Kembali ke orientasi, bahwasanya tiap mahasiwa yang tergabung dalam kepanitiaan mempunyai peran dalam mensukseskan kegiatan tersebut. Kerja sama yang baik serta komunikasi yang intens akan memperlancar kegiatan.

Orientas Studi Mahasiswa Baru (OSMB) 2009 merupakan orientasi yang sangat memberikan kesan bagi saya karena sebagaimana disampaikan diawal pada saat itu saya menjadi panitia dan menjabat sebagai sekretaris panitia dan kegiatan tersebut berjalan dengan lancar. Dalam beberapa forum UKM dan obrolan dengan beberapa teman, saya sering mengatakan bahwa sekretaris merupakan ujung tombak dalam setiap kepanitiaan atau pun setiap organisasi. Sekretaris dituntut untuk gesit dan cekatan dalam melaksanakan kerjanya. Misalnya saja ketika ketua menugaskan kita membuat surat maka sesegera mungkin kita harus membuatnya tanpa harus menunggu waktu deatline yang sudah ditentukan. Sekretaris pun harus dituntut untuk selalu berkomunikasi dengan ketua. Komunikasi yang baik antara ketua dan sekretaris akan menjadi ujung tombak kegiatan. Ketika ketua berhalangan hadir untuk memimpin rapat maka sekretarislah yang menggantikannya. Pada saat rapat sekretaris harus dituntut untuk mencatat dan memperhatikan secara seksama ibarat Panitera yang mencatat jalannya sidang. Ketika forum lupa akan kesepakatan yang kemaren sudah disepakati maka catatan sekretaris lah yang akan membantu mengingatkan. Notulensi dalam rapat memang diperlukan dan itu tugas sekretaris. 

Tiap panitia harus dituntut untuk mengetahui tugasnya masing-masing termasuk sekretaris. Dari awal pembentukan panitia harus dijelaskan mengenai tugas masing-masing panitia supaya dalam perjalanan tidak terjadi tumpang tindih atau saling lempar tugas. Dengan pembagian tugas yang baik dari tiap panitia akan memperjelas arah kerja kepanitiaan ini. Ketua dan Sekretaris juga harus melakukan pembagian kerja secara proporsional. Ketua memang bertanggung jawab terhadap semua jalannya kegiatan mulai dari pra, hari H dan pasca kegiatan. Namun dalam hal pengawasan terhadap panitia yang lain, seorang ketua tetap membutuhkan bantuan dari panitia lain dan inilah tugas sekretaris. Divisi yang ada dikepanitiaan OSMB saya rasa cukup banyak dan itu perlu pengawasan dari ketua dan sekretaris. Ketua dan sekretaris harus jeli melihat divisi yang dirasa kurang dan butuh dukungan lebih. Antisipasi yang baik terhadap permasalahan yang ada akan membuat kepanitiaan lebih solid. Jadi sangatlah jelas bahwa tugas sekretaris dalam OSMB sangatlah berat dan butuh stamina yang prima. Orang kedua dalam kepanitiaan ini sangatlah dibutuhkan tenaga dan pikirannya. Sekretaris boleh sakit tapi sekretaris tidak boleh lupa !!!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar