Senin, 23 Juli 2012

9 Lobang

Puasa salah satu tujuannya adalah untuk mengingatkan manusia supaya tidak terlalu cinta pada dunia. Puasa hendaknya dilakukan dengan penuh tanggung jawab dan berkualitas maksudnya puasa tidak sekedar menahan haus dan lapar. Ketika hanya menahan haus dan lapar, binatang pun bisa melakukannya. Manusia bukan binatang dan dalam melaksanakan puasa seluruh anggota tubuh juga harus ikut melaksanakan ibadah puasa. Caranya adalah dengan memperhatikan dan menjaga 9 lubang yang kita punya. Mulai dari 2 lubang mata, 2 lubang telinga, 2 lubang hidung, 1 lubang mulut, 1 dubur dan 1 kemaluan. 9 lubang tersebut juga harus ikut berpuasa. 2 lubang mata kita harus dijaga dari pandangan yang dapat membatalkan puasa. 2 lubang telinga kita hendaknya digunakan untuk mendengar pengajian dan bukan untuk mendengarkan sesuatu yang tidak penting. 2 lubang hidung tidak untuk mencium bau makanan pada saat puasa. 1 lubang mulut kita yang sering membuat dosa harus dijaga dengan sebaik-baiknya. Dosa besar berawal dari mulut, jadi waspadalah terhadap mulut kita. Kontrol kata-kata yang dikeluarkan dari mulut kita selama ramadhan. Lubang dubur dan lubang kemaluan pun tetap harus dijaga supaya tidak membatalkan puasa kita. (Kultum Ba'da Sholat Shubuh, 23 Juli 2012)

Tips Sehat Berpuasa

Puasa selain ibadah wajib bagi umat islam juga merupakan aktivitas yang dapat menyehatkan tubuh. Bayangkan saja ketika di hari-hari biasa organ tubuh kita terus bekerja terutama lambung, namun pada saat puasa kinerja lambung dan organ lainnya agak berkurang. Puasa memang banyak manfaatnya untuk kesehatan tubuh kita. Supaya dalam melaksanakan ibadah puasa tetap sehat, ada beberapa tips ketika berbuka dan santap sahur. Pada saat buka sebaiknya dianjurkan untuk minum segelas air putih dan 4 butir kurma. Jangan sekali-kali minum air dingin atau es karena perut akan cepat kenyang. Buah kurma kaya akan vitamin dan serat. Setelah itu kita bisa sholat magrib dan kemudian makan dengan lauk pauk yang sehat tentunya. Sebisa mungkin asupan buah dan sayur selalu ada pada saat buka dan sahur karena keduanya sangat bermanfaat pada tubuh kita dan dapat bertahan lama ditubuh kita sehingga menyebabkan rasa lapar berkurang. Selain kurma, buah yang perlu dikonsumsi adalah jeruk dan apel. Sama halnya dengan berbuka, pada saat sahur pun hendaknya makan makanan yang mengandung serat. Ingat! Tubuh kita pun perlu cairan, jadi minimal 8 gelas tiap harinya harus tetap dipenuhi. Sebelum sholat maghrib kita dapat minum 2 gelas air putih, setelah makan 2 gelas lagi, kemudian setelah sholat tareweh 3-4 gelas dan setelah santap sahur 2 gelas. Dengan mengkonsumsi cairan 8 gelas sehari maka tubuh kita akan tetap bugar walaupun sedang berpuasa. Selamat mencoba. (Kultum Bada Sholat Isya, 22 Juli 2012)

Fiqih Puasa


Puasa merupakan hal yang wajib dilaksanakan bagi mereka yang memang tidak berhalangan untuk tidak melaksanakannya. Rukun puasa terdiri dari niat dan sesuatu yang tidak membatalkan puasa. Niat merupakan hal yang penting dalam islam termasuk dalam hal puasa. Niat bisa diucapkan dengan lisan. Beberapa ulama berpendapat niat puasa dilaksanakan bisa dimalam hari setelah melaksanakan sholat taraweh atau setelah santap sahur atau bahkan sebelum shubuh. Niat bisa diucapkan bisa juga tidak. Ketika kita tidak mengucapkan niat secara lisan sebenarnya pada saat makan pun kita sebenarnya sudah niat untuk sahur dan melaksanakan puasa ramadhan. Ketika kita makan pada saat sahur bukan niat mengganti makan malam yang telat atau mempercepat waktu sarapan kita. Yang kita lakukan adalah memang niat makan untuk sahur untuk melaksanakan ibadah puasa. Sahur sangat penting dalam melaksanakan ibadah puasa karena biasanya otak kita atau alam bawah sadar kita mengatakan bahwa kuat tidaknya seseorang puasa adalah ketika orang tersebut sahur atau tidak.

Berkaitan dengan hal-hal yang membatalkan puasa, menurut ulama hal-hal yang dapat membatalkan puasa terdiri dari beberapa hal yakni, makan dan minum, atau kegiatan yang sama halnya dengan makan atau minum, melakukan hubungan suami istri, mengeluarkan sperma dengan sengaja, mengeluarkan darah yang sangat banyak sehingga menyebabkan badan menjadi lemas. Itu semua dapat menyebabkan puasa kita menjadi batal. Kemudian bagaimana dengan sikat gigi atau memasukan sesuatu ke dalam lubang tubuh kita? Jawabannya kalau sikat gigi itu makruh hukumnya sedangkan memasukan sesuatu ke dalam lubang tubuh kita asalkan tidak berlebihan tidak masalah, contoh ketika membersihkan telinga, asalkan airnya tidak masuk ke dalam tenggorokan maka puasanya tetap sah. Sesuatu yang disengaja juga akan membatalkan puasa dan Allah maha mengetahui mana yang disengaja atau pun mana yang tidak. Jika kita mengerjakan sesuatu pada saat puasa dan ternyata apa yang kita lakukan adalah sesuatu yang dapat membatalkan puasa, tetapi kita tidak tahu bahwa apa yang kita lakukan itu membatalkan puasa maka puasanya tetap dijalankan saja, hanya saja pahalanya mungkin dikurangi. Namun hendaknya setelah tahu bahwa itu dapat membatalkan puasa maka tidak dilakukan kembali.

Selain hal-hal yang dapat membatalkan puasa, ada juga beberapa orang yang niat untuk melakukan ibadah puasa, tapi agama tidak memperbolehkan dan harus membayar fidyah. Orang yang masuk kategori harus membayar fidyah adalah orang yang sudah sangat tua, orang sakit yang tidak mungkin dapat disembuhkan, perempuan yang sedang menyusui, perempuan yang sedang hamil. Orang yang sudah sangat tua jelas kondisi fisiknya tidak memungkinkan untuk melakukan puasa dan perempuan yang hamil tidak perlu puasa karena sang jabang bayi memerlukan asupan gizi yang cukup banyak dan jika puasa dikhawatirkan fisiknya tidak kuat dan asupan gizi sang anak bisa kurang. Untuk jumlah fidyah disesuaikan dengan pengeluaran kita selama puasa. (Pengajian Ahad Pagi, 22 Juli 2012)

Sabtu, 21 Juli 2012

Komunikasi Dalam Keluarga

Komunikasi dalam keluarga merupakan hal yang penting, terlebih di bulan ramadhan kali ini. Momentum buka bersama dan sahur bersama yang jarang dilakukan atau bahkan tidak pernah dilakukan di hari biasa dilakukan di bulan ini. Komunikasi yang baik akan menghasilkan output yang baik pula, begitu sebaliknya komunikasi yang buruk akan menghasilkan output yang buruk pula. Misalnya dalam mendidik anak supaya mau sholat jamaah di masjid. Jika komunikasi yang dilakukan terhadap anak dilakukan dengan cara yang tepat maka anak akan patuh kepada kedua orang tua. Anak akan mau ikut sholat jamaah di masjid bersama kedua orang tua. Memberikan pendidikan terhadap anak haruslah dengan contoh dan tindakan yang konkret, tidak bisa hanya dengan nasihat saja. Sebagai orang tua yang baik haruslah memberi contoh yang baik supaya anak meniru dan mau patuh terhadap perintah orang tua. Contoh yang lain yakni ketika ada seekor kera yang bersahabat dengan ikan yang ada di laut. Setiap selesai makan sang kera selalu menyisakan makanannya untuk sang ikan. Pada waktu tertentu air laut meluap dan sang ikan terlempar ke daratan, sang kera pun melihat dan menyangka sang ikan kedinginan berada di laut terus sehingga ia ke daratan. Kemudian sang kera mencari rumput kering untuk menyelimuti sang ikan. Beberapa saat kemudian tak ada respon dari sang ikan dan sang ikan tidak bergerak sama sekali dan akhirnya mati. Dari kejadian tersebut dapat diambil kesimpulan bahwa komunikasi yang buruk atau tidak tepat akan menghasilkan output yang tidak tepat juga. Sang kera tidak mengetahui jika sang ikan memang hidupnya ya di laut dan bukan di daratan. (Tauziah sebelum sholat taraweh, 21 Juli 2012)

Komunikasi yang baik tidak hanya dilakukan dalam keluarga, dalam kehidupan sehari-hari pun harus dilakukan komunikasi supaya tercipta keselarasan hidup. Antar teman, sahabat, dalam organisasi, dalam dunia kerja, semua perlu komunikasi yang baik. Komunikasi yang baik terjadi jika sasaran atau penerima mengetahui maksud yang diinginkan oleh sang pemberi informasi. Semua itu dapat terjadi jika keduanya sudah saling mengerti dan mengetahui kemampuan sang penerima informasi. Dalam memberikan informasi kepada seorang anak SD dengan mereka yang sudah kuliah tentunya sangat berbeda. Perlu digunakan cara atau strategi yang berbeda supaya sasaran atau penerima informasi dapat mengetahui maksud informasi yang dikirimkan. Jadi untuk membuat komunikasi yang baik dalam keluarga khususnya dalam bulan ramadhan kali ini adalah dengan memberikan contoh kepada sang anak, tidak hanya sekedar nasehat. Selamat Mencoba...

Semua Berawal Dari Niat

Niat memang hal yang penting dalam kehidupan sehari-hari. Semua aktivitas jika dilandasi dengan niat yang baik maka hasilnya pun akan baik, begitu sebaliknya jika niatnya buruk maka hasilnya pun akan buruk. Niat baik akan mendapat pahala dan niat buruk akan mendapat dosa.Semua aktivitas harus didasari niat karena Allah SWT supaya kita senantiasa mendapatkan pahala. Aktivitas yang dilandasi oleh niat untuk mendapatkan ridho Allah akan berjalan dengan lancar. Di bulan ramadhan ini pun seharusnya niat puasa kita hanya karena Allah. Ibadah yang kita lakukan niatkan semata-mata untuk mencari ridho Allah, bukan untuk mendapatkan pujian dari orang lain atau niat yang lainnya.

Itulah sedikit isi kultum pada kuliah subuh hari ini. Singkat, padat dan penuh makna. Sudah pernah ku dengar memang tentang hal itu, tetapi dari tahun ke tahun memang selalu disampaikan. Tujuannya tidak lain untuk mengingatkan kita sebagai manusia yang sering lupa. Sempat terlintas dipikiranku seandaianya materi kuliah subuh tidak hanya mengenai ilmu agama, tetapi sesekali membahas carut marut permasalahan bangsa Indonesia, Korupsi misalnya yang akhir-akhir ini merajala dan sangat merugikan negara kita. Ya kenapa tidak kita sebagai umat islam memikirkan atau mendiskusikan hal tersebut karena korupsi juga permasalahan yang harus kita selesaikan bersama. Melihat niat pemerintah memberantas korupsi sepertinya sudah baik hanya saja tahap implementasi atau bahkan regulasi mengenai sanksi yang terlalu ringan tidak membuat jera koruptor di Indonesia. Bahkan ada yang menyebut Indonesia itu surganya para koruptor karena koruptor dapat dengan tenang menikmati hidup di Indonesia tanpa tersentuh oleh hukum. Kalau pun tersentuh hukum maka dengan mudah bebas karena vonis yang diberikan sangat ringan yakni 3-4 tahun. 

Kembali ke niat, setiap aktivitas baik ibadah, kerja, belajar dan lain sebagainya harus diawali dengan niat yang baik dan semata-mata untuk mencari ridho Allah. Jika semua aktivitas kita setiap harinya dilandasi dengan niat karena Allah maka hidup kita akan terasa tenteram dan nyaman. Mudah-mudahan niat kita di bulan ramadhan ini bisa lebih baik dan semata-mata karena Allah. Amin. Amin. Amin.

Sudahkah Anda Membaca Hari Ini ?

Pertanyaan yang mudah di jawab jika memang kita gemar atau hobi atau terbiasa melakukan aktivitas membaca. Membaca dapat dilakukan kapanpun dan dimanapun. Semua tergantung dari individu masing-masing. Individu yang gemar membaca akan mempunyai pengetahuan yang baik dan segudang kosakata. Membaca memang harus dibiasakan sejak dini supaya ketika menginjak bangku sekolah baik sekolah dasar,  SMP, SMA bahkan perguruan tinggi kita akan terbiasa dan akan mudah menangkap materi dari bapak guru atau Dosen. Membaca dapat diawali dari bacaan yang ringan dan sesuai kegemaran, seperti komik, novel, panduan komputer. Setelah membaca materi atau buku yang ringan maka ditingkatkan ke level yang agak tinggi, seperti koran, biografi, buku keagamaan. Setelah kita terbiasa membaca tiap harinya maka untuk membaca materi pelajaran atau materi kuliah pun tidak sungkan dan terlihat sangat mudah. 

Sebagai mahasiswa hendaknya membiasakan diri untuk membaca. Menurut saya, idealnya setiap hari mahasiswa harus menyelesaikan minimam satu buku, buku materi kuliah tentunya. Dan paling tidak, sebelum kuliah mahasiswa harus membaca materi yang akan disampaiakan oleh Dosen. Jadi tidak seperti gelas kosong yang akan diisi air, tetapi seperti gelas yang memang sudah terisi baik seperempat atau pun setengahnya. Tujuannya ketika dosen menjelaskan maka kita sudah mengetahui dan menerka kemana arah pembicaraan sang dosen dan selanjutnya kita bertanya terhadap sesuatu yang pada saat kita baca kita kurang mengerti. Dosen akan suka kepada mahasiswa yang suka bertanya. 

Penyesalan memang datang terlambat. Sewaktu menjadi mahasiswa saya pun termasuk mahasiswa yang jarang membaca, untuk itu saya ingin berbagi dengan saudara bahwa apa yang saya lakukan tidak patut dicontoh. Saya mulai gemar membaca sekitar setahun yang lalu, menjelang melakukan penelitian bersama Dosen dan menjelang mengerjakan skripsi. Adalah hal yang wajib untuk membaca buku ketika mahasiswa sedang mengerjakan skripsi. Jika tidak membaca maka dapat ditebak si mahasiswa akan kesulitan untuk mengerjakan skripsi. 

Mumpung masih muda dan semangatnya masih tinggi seharusnya belajar membiasakan untuk membaca. Jika tidak mampu satu buku satu hari ya minimal sebelum kuliah membaca materinya sampai habis. Pada tingkatan tertentu nantinya membaca tidak hanya sekedar membaca tapi membaca sambil memahami dan memunculkan pertanyaan apakah pendapat yang dilontarkan penulis benar adanya atau tidak. Bagi adik-adikku yang sudah terbiasa membaca, janganlah cepat merasa puas, tetap tingkatkan kemampuan membacanya. Bagi yang belum terbiasa untuk membaca, mulailah sedikit demi sedikit karena demi kebaikanmu dan untuk memperlancar kuliahmu juga. 


UKM itu Pilihan

Mahasiswa merupakan aktor intelektual yang seharusnya dapat memberikan manfaat guna kemajuan bangsa dan negara kita. Dengan bekal ilmu yang dimilikinya maka mahasiswa biasa juga disebut agen perubahan atau agen of change karena perannya yang sangat penting dalam kehidupan bernegara. Mahasiswa harus melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang meliputi Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian Masyarakat secara seimbang. Ketiganya sangat penting bagi mahasiswa untuk menentukan masa depan dirinya dan masa depan bangsa ini. Pendidikan diperoleh pada saat mengikuti kegiatan belajar mengajar di dalam kelas atau ketika mengikuti seminar nasional. Penelitian bisa dilakukan mahasiswa setiap saat baik secara individu, kelompok atau pun ikut berpartisipasi dalam penelitian yang dilakukan Dosen. Pengabdian masyarakat dapat dilakukan dengan mengikuti kegiatan-kegiatan sosial yang diselenggarakan oleh pihak fakultas atau pun unit kegiatan mahasiswa (UKM) yang ada di fakultas maupun universitas

UKM bisa diklasifikasikan menjadi beberapa jenis, UKM olahraga dan seni, UKM keilmuan, UKM keagamaan. Selama saya kuliah di Fakultas Hukum Unsoed saya pernah menjadi anggota atau pengurus Unit Kerohanian Islam (UKI), Justisia English Club (JEC), Law Football Club (LFC), Lembaga Kajian Hukum dan Sosial (LKHS) dan Unsoed Football Club (UFC). UKM memberikan manfaat yang sangat banyak bagi diri saya, antara lain melatih kepemimpinan dan saya mendapatkan banyak teman dari 8 Fakultas yang berbeda yang ada di Unsoed. Pada saat itu di Fakultas Hukum terdapat 15 lebih UKM dan saya hanya memilih 4 UKM dengan penuh pertimbangan dan alasan tentunya. UKM itu pilihan, saudaraku. Pilihlah dengan penuh pertimbangan dan ketika saudara sudah menentukan pilihan maka bertanggungjawablah terhadap pilihan saudara. Dengan cara apa? Mengikuti setiap kegiatan UKM yang saudara pilih, mau dan mampu untuk mengelola UKM tersebut dengan menjadi pengurusnya, bersedia mentaati AD/ART UKM dan lain sebagainya. Jangan malah lempar batu sembunyi tangan, sudah menentukan pilihan tetapi tidak mau untuk bertanggungjawab terhadap pilihannya. 

Pada dasarnya saya menghimbau kepada tiap mahasiswa untuk memilih minimal satu UKM. Mahasiswa harus mengikuti UKM yang ada di fakultas maupun universitas karena dengan mengikuti UKM akan banyak manfaat yang akan kita peroleh. Jangan juga terlalu memilih banyak UKM karena akan merepotkan diri sendiri. Jika memang saudara memilih lebih dari 3 UKM maka harus bisa memanage waktu dengan baik. Ingat! Tugas utama saudara adalah kuliah. UKM hanya sekedar kegiatan pendukung. Sekali lagi saya tekankan bahwa kuliah itu penting tapi tidak pokok, maksudnya selain kuliah masih ada hal lain yang bisa kita kerjakan untuk mendukung perkuliahan kita seperti melakukan penelitian atau pun mengikuti UKM. 

Sebelum memilih UKM hendaknya penuh pertimbangan dan alasan yang matang. Pahami dulu kemampuan yang dimiliki saudara. Kemudian pelajari UKM yang akan anda pilih, apakah bergerak dalam bidang olahraga dan seni, keilmuan atau keagamaan. Saudara juga bisa bertanya kepada kakak kelas saudara mengenai track record UKM yang akan anda pilih, dari segi kegiatan, prestasi, sumber daya manusianya dll. Mahasiswa baru cenderung akan melihat sosok panitia penerimaan mahasiswa baru dalam memilih UKM sehingga pencitraan merupakan hal yang penting dalam hal ini. Tidak masalah bagi saya selama person yang ada dalam kepanitiaan tetap profesional artinya konsisten melaksanakan tugas dan kewenangannya sebagai panitia dan tidak mempromosikan UKM jika memang belum saatnya melakukan hal tersebut.15 UKM yang ada di Fakultas Hukum sangatlah beragam, jadi tidak ada alasan bagi mahasiswa baru angkatan 2012 untuk tidak memilih atau mengikuti UKM, minimal satu deh. Keep spirit gays !!!

CLBK FH UNSOED

Club Badminton Fakultas Hukum Unsoed (CLBK FH) merupakan komunitas pecinta olahraga badminton atau bulutangkis yang ada di fakultas hukum Unsoed. Sudah hampir setahun atau lebih mungkin umur CLBK.  Aku memang baru bergabung dalam 3 bulan terakhir. Anggotanya kebanyakan atau mayoritas dari mahasiswa FH Unsoed. Anggota CLBK kurang lebih ada 25-30 orang dan kami biasa bermain di Gor Arca setiap hari Kamis jam 5 sore sampai selesai. Olahraga merupakan hal yang penting dan harus dilakukan secara rutin. Tujuan dibentuknya komunitas ini tidak lain untuk mengakrabkan teman-teman seangkatan, ajang silaturahmi, dan untuk membuat badan kita tetap sehat karena tiap minggu kita akan mengeluarkan keringat atau racun dari tubuh kita. Untuk masuk dalam komunitas ini tidaklah sulit, cukup berbekal keberanian dan kepercayaan diri yang tinggi memegang raket dan memukul sekeras-kerasnya itu sudah cukup. Bisa atau tidak bisa, mahir atau tidak mahir itu urusan terakhir, yang penting enjoy
 dan have fun.

Menilik perkembangan CLBK dari bulan ke bulan sebenarnya cukup ada peningkatan yang signifikan. Dari jumlah keanggotaan atau segi permainan. Beberapa wajah baru muncul di tiap minggunya. Itu terjadi karena pola komunikasi yang baik yang diterapkan di komunitas ini. Anggotanya pun ada yang dari luar mahasiswa fakultas hukum Unsoed dan itu bukan masalah bagi teman-teman yang lain. Jumlah anggota laki-laki memang lebih banyak dari anggota perempuan. Kemudian dari segi permainan, beberapa anggota juga mengalami kemajuan dari hari ke hari. Tidak dipungkiri tujuan mereka datang mengikuti badminton berbeda-beda, ada yang sekedar untuk bermain, bertemu teman, mencari teman, atau benar-benar ingin belajar. Mereka yang benar-benar ingin belajar akan terlihat berbeda dengan teman-teman yang lain dan ada hasil dari permainan mereka. 

Badminton atau bulutangkis merupakan olahraga yang banyak digemari oleh masyarakat Indonesia. Penggemarnya pun dari kalangan muda sampai tua. Itu dibuktikan pada saat Indonesia bermain dalam setiap kompetisi selalu dipadati penonton yang setia mendukung Indonesia. Pada jaman Susi Susanti dan Alan Budi Kusuma memang Indonesia sempat menjadi negara yang ditakuti oleh negara lain karena prestasi yang kita raih. Namun sekarang prestasi bulutangkis kita sedang menurun dan banyak mendapat kritik tajam dari masyarakat. Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) seharusnya melakukan evaluasi secara mendalam atas apa yang terjadi sekarang ini. Pembinaan usia muda juga harus ditingkatkan. Jika memang perlu turun ke daerah untuk mencari bibit pemain nasional atau mungkin PBSI datang saja ke Gor Arca tiap hari Kamis, siapa tahu menemukan calon pengganti Taufik Hidayat. Hahaha...

CLBK selalu di hati dan selalu dinanti. Itulah yang ada dipikiranku saat ini. Bulutangkis memang olahraga yang aku cintai, sejak duduk di sekolah dasar aku sudah bisa bermain bulutangkis. Namun pada saat SMP, SMA aku berhenti. Sekarang mulai lagi dengan lingkungan yang baru, teman baru, gaya permainan pun baru. Ayo teman-teman CLBK tetaplah bermain badminton sampai kita merasa tak sanggup memegang raket. Caaayyyoooo CLBK !!!

Taraweh Pertamaku

20 Juli 2012. Taraweh pertamaku di bulan ramadhan tahun 2012. Lagi dan lagi, masjid dekat rumahku penuh sesak diisi oleh jamaah warga griya satria bantarsoka. Tidak hanya di masjid dekat rumahku, aku yakin dimanapun yang namanya sholat taraweh hari pertama pasti akan penuh sesak dengan jamaah. Semangatnya masih 100 persen. Namun menginjak pertengahan bulan ramadhan bahkan akhir ramadhan biasanya masjid semakin lenggang, entah karena malas, cape atau banyak alasan yang dibuat-buat untuk tidak melakukan sholat taraweh di masjid. Masjid dekat rumahku memang sedang dibangun untuk mengantisipasi semakin banyaknya jamaah. Perluasan lahan perumahan menyebabkan bertambahnya jamaah masjid dari tahun ke tahun. Pembangunan memang belum selesai 100 persen, hanya beberapa tiang penyangga yang sudah berdiri kokoh ditengah masjid. 

Kali ini aku datang telat dan kebagian sholat isya dan taraweh di luar masjid. Cuaca yang cukup dingin tidak mengurungkan niatku untuk sholat isya dan taraweh di masjid. Gerimis hujan pun sempat mengiringi perjalanku ke masjid. Bulan ramdhan kali ini memang terasa berbeda setelah hilangnya status mahasiswaku dan sekarang aku sudah bergelar sarjana hukum. Konsekuensi yang harus aku tanggung sendiri dan harus mampu aku pertanggungjawabkan kepada semua orang atas gelar sarjana yang aku raih. Kembali ke sholat taraweh pertamaku. Di masjid dekat rumahku, sholat taraweh dilakukan sebanyak 11 rokaat dengan setiap 2 rokaat salam dan 3 rokaat sholat witir. Dengan bacaan surat dari imam yang cukup panjang, memang dibutuhkan konsentrasi tingkat tinggi. Di tambah suara anak-anak yang berlarian ke sana kemari. 

Mencoba mengingat puasa tahun lalu, kalau tidak salah aku sedang melakukan penelitian di beberapa kota di Jawa Tengah. Cukup menguras tenaga memang dan banyak godaan pada saat itu. Puasa mampu aku selesaikan seharian penuh, tapi untuk sholat taraweh memang agak bolong-bolong. Aku berjanji tahun ini harus lebih baik dari tahun sebelumnya, apalagi aku hanya dirumah sambil mencoba melamar dibeberapa perusahaan. Untuk itu aku buat jadwal khusus untuk melakukan ibadah di bulan ramadhan tahun ini. Dengan tekad yang bulat dan kuat mudah-mudahan ibadahku lebih berkualitas, puasaku selesai 30 hari, ibadah wajib terus dilakoni, sholat taraweh konsisten dilakukan tiap malamnya. 

Godaan yang akan muncul pada setiap puasa sangat banyak, seperti yang disampaikan pak ustadz tadi sesaat sebelum sholat taraweh dilaksanakan, bahwasanya setan yang dikunci di neraka adalah setan yang besar dan kuat, tapi setan kecil atau junior masih saja berkeliaran sehingga jika kita melakukan maksiat maka kita kalah dengan setan kecil atau setan junior. Apa pun jenis setannya yang jelas kita sebagai umat muslim memang harus tetap istiqomah untuk melaksanakan perintah Allah dan menjauhi segala larangannya. Mudah-mudahan bulan ramadhan kali ini lebih berkualitas dan aku bersyukur masih bisa merasakan bulan ramadhan tahun ini. MARHABAN YA RAMADHAN...


Jumat, 20 Juli 2012

Sarjanaku Sebulan

Kamis, 19 Juli 2012. Tepat satu bulan umur sarjanaku setelah aku diwisuda pada tanggal 19 Juni 2012 yang lalu. Entah apa ukuran yang tepat untuk mengukur kesuksesan seorang sarjana. Pekerjaan, penghasilan, sudah menikah, jumlah anak atau yang lainnya. Ukuran kesuksesan tiap orang tentunya berbeda-beda. Apa pun ukurannya yang jelas aku sudah berusaha untuk meraih kesuksesan tersebut. Aku sudah mengikuti jobfair yang diadakan di Purwokerto dan Semarang. Daftar kerja online pun kulakukan. Beberapa usahaku sudah menuai hasil dengan lolos pada tahap awal dan aku juga sudah menjalani psikotest. Bukan hasil yang bagus memang dan aku yakin yang aku lakukan dalam jangka waktu sebulan yang lalu belum maksimal. Dalam jangka waktu 2-3 bulan ke depan usahaku harus lebih baik supaya hasil yang diperoleh juga maksimal.

Di umur sarjanaku yang baru sebulan memang sangat rentan dengan berbagai masalah. Di satu sisi semangat untuk bekerja sangat tinggi namun di sisi lain sifat malas yang menyelimuti pikiranku juga merupakan masalah yang perlu kuhadapi dengan serius. Yang perlu kulakukan sekarang hanya fokus, fokus dan fokus. Fokus untuk mendapatkan pekerjaan yang ideal tentunya. Pekerjaan yang ideal menurutku adalah bekerja sebagai legal atau HRD atau CPNS dengan gaji minimal 3-4 juta tiap bulannya. Untuk meraih pekerjaan sebenarnya sangat mudah bagiku. Dengan berbekal IPK yang cukup baik dan dengan kemampuan soft skill yang cukup baik pula aku yakin akan mendapatkan pekerjaan sesuai keinginanku. Aku memang aktif pada saat kuliah dengan mengikuti kegiatan kampus dan penelitian Dosen. Banyak manfaat yang aku peroleh dari mengikuti organisasi tersebut, mulai dari kemampuan untuk memimpin, kemampuan untuk bekerja secara tim, mampu beradaptasi di berbagai lingkungan dll. Dengan fisik yang prima aku pun siap untuk ditempatkan dimana pun sesuai keinginan perusahaan. 

Menggendong titel sarjana bukanlah akhir dari perjuangan, tetapi justru dengan mendapatkan titel sarjana merupakan awal untuk meraih kesuksesan dan awal untuk terjun di dunia nyata, dunia kerja yang penuh dengan persaingan. Jika kita tidak mampu mempunyai hard skill dan soft skill yang mumpuni maka kita bisa terlempar dari dunia persaingan yang ketat ini. Keduanya memang harus dikuasai secara berimbang, tidak hanya hard skill yang perlu diasah, tapi soft skill pun juga penting. Bahkan menurut penelitian di dunia, soft skill mempunyai peran yang lebih besar dibandingkan hard skill dalam kehidupan manusia termasuk dalam dunia kerja. 

Setelah satu bulan kulalui dengan gelar sarjana hukum dipundakku saatnya aku introspeksi diri terhadap apa yang sudah aku lakukan. Evaluasi sangat penting bagiku untuk mengetahui kekuranganku dan ke depan agar bisa lebih baik. Sebaiknya aku benar-benar memanfaatkan waktuku dengan baik. Kegiatan yang kurang bermanfaat harus segera ditinggalkan demi meraih kesuksesan. Dalam mencari informasi lowongan kerja juga harus sering dilakukan dan mempelajari undang-undang juga sangat penting. Kegiatan yang mendukung untuk mempercepat memperoleh pekerjaan harus sering dilakukan dan dijadwalkan tiap harinya. Perencanaan yang baik akan menghasilkan hasil yang baik pula, begitu sebaliknya. Buat jadwal setiap harinya dan targetan yang harus dipenuhi. Fokus, konkret dan tidak menunda pekerjaan adalah hal yang harus aku perhatikan dalam 2-3 bulan ke depan. Tak ada yang tidak mungkin di dunia, termasuk keinginanku bekerja sesuai dengan cita-cita. Usaha dan doa akan sangat membantu merealisasikan hal tersebut.

Dalam hal memilih pekerjaan memang aku masih idealis. Untuk sementara waktu aku tidak ingin bekerja di Bank, Perusahaan otomotif, perusahaan rokok. Bukannya tanpa alasan aku tidak melamar di perusahaan tersebut, mulai dari cara bekerja, waktu bekerja, konsekuensi dari perusahaan tersebut, produk yang dihasilkan, dll merupakan alasanku untuk tidak melamar di perusahan tersebut untuk sementara waktu. Kenyataan atau realita akan mengalahkan idealisme. Itulah yang sering dikatakan orang, tapi aku yakin selama aku masih bisa berusaha dan berdoa aku akan dapat mempertahankan idealismeku. Apa pun pekerjaanku nanti, aku berpikir bahwa yang aku lakukan hanya untuk membahagiakan kedua orang tuaku. Bekerja merupakan bentuk pengabdianku kepada mereka dan mencoba membalas kasih sayang serta pengorbanan yang telah mereka lakukan selama bertahun-tahun. Mudah-mudahan dalam waktu dekat aku akan mendapatkan pekerjaan yang aku inginkan. Amin.

Kamis, 19 Juli 2012

Hujan Tawa

Minggu, 15 Juli 2012. Dimulai dari malam minggu yang sangat dingin dan ditemani dengan secangkir kopi panas, AW, BDC dan aku asik ngobrol ngalor ngidul tidak jelas mulai dari obrolan ringan sampai serius. Dalam beberapa hari ke depan AW memang ingin pulang ke tempat kelahirannya di Jakarta. Untuk memanfaatkan waktu sebelum kepulangannya dia ingin menghabiskan waktu bersama teman-teman yang ada di Purwokerto. Sebenarnya aku sudah menahan AW untuk tidak pulang dalam waktu dekat tapi itu percuma, tekadnya sudah kuat untuk tetap pulang. Yang dia inginkan pergi ke Pantai, tapi aku tidak yakin dan tidak setuju, itu terlalu jauh dan aku tidak yakin anak-anak yang lain akan bangun pagi, setahuku pergi ke pantai enaknya memang di pagi hari. BDC dengan gayanya yang sangat pendiam seperti biasa tidak mempunyai pendapat dan hanya cengar cengir mendengar obrolan kami. Entah apa yang dipikirkannya, tapi yang jelas BDC teman yang baik dan pintar bermain PS.

Ketidaksetujuanku pergi ke pantai tidak membuat AW patah arang, dia tetap ngotot pergi ke pantai. Kemudian aku mengusulkan untuk pergi ke rumah HM, cukup lama memang aku tak pergi ke rumah itu. Malam pun semakin larut dan obrolan pun tak terfokus. Temanku AW dan BDC akhir-akhir ini memang sering maen ke rumahku, entah apa motif mereka sering bermain ke rumahku. Tiap orang punya kepentingan dan pastinya keduanya juga mempunyai kepentingan. Apa pun kepentingan mereka berdua selama aku bisa mengakomodir dan membantu kenapa tidak, toh tidak ada ruginya. Keesokan harinya tidak ada kabar atau sinyal yang menyatakan kita akan bermain ke pantai. Sesuai perkiraanku teman-teman tidak akan bisa bangun pagi karena kebiasaan mereka yang selalu begadang. Oleh karena itu aku mengambil inisiatif untuk mengajak teman-temanku ke rumah HM. tik tok tik tok tik tok.......

Setelah menunggu beberapa menit akhirnya teman-temanku pun menyatakan kesediaannya pergi ke rumah HM, sang pemilik rumah pun tidak keberatan. Tepat jam 12 lebih kami sampai di tempat HM. Kami datang bagaikan orang yang hendak melamar sang penghuni rumah, jumlah kami memang banyak, kami datang bertujuh, aku, AW, BDC, DP, IWP, dan ada 2 cewe yakni EA, AA. Sebelum aku berangkat dari rumah aku sudah membayangkan akan terjadi "Hujan Tawa" diantara kami. Apalagi kalau EA dan AA ini berkumpul, memang jarang melihat mereka berdua berkumpul kembali padalah sewaktu kuliah keduanya sangat akrab bahkan mempunyai geng bernama "GENG GLOW". Bukan geng yang nakal tapi geng yang dikerumuni wanita cantik dan manis. Guyonan atau candaan 2 cewe ini memang akan mengocok perut teman-teman disampingnya, siapa pun itu. Ya begitulah Geng Glow berkreasi dengan kelebihan dan kekurangannya masing-masing. "Hujan Tawa" terus terjadi selama kami ngobrol di rumah HM, tidak berhenti di situ kami pun memutuskan untuk bemain badminton. Di lapangan badminton pun kami bermain sambil tertawa karena melihat tingkah laku AA yang sepertinya tidak bisa bermain badminton. Gayanya bagaikan anak ayam kehilangan induknya. Kebingungan bagaimana cara memukul dan menempatkan posisi. Hahaha....

Persahabatan memang sesuatu yang indah bagi kami. Moment langka yang kami manfaatkan dengan baik dengan berbagi cerita dan pengalaman. Cerita masa lalu yang menggelikan serta cerita serius untuk menatap masa depan pun tidak luput dari obrolan kami. Namun apa pun konteks pembicaraan kami, tawa kami akan selalu ada. 5-10 tahun lagi kondisi kami pasti akan banyak yang berubah, ada yang sudah bekerja, menikah, dll. Dengan persahabatan dan komunikasi yang baik, aku berharap suatu saat kelak kita akan bertemu dengan kesuksesan masing-masing. Tetap semangat meraih cita-citamu sahabatku. Tetaplah jaga persahabatan kita !!!

Sabtu, 14 Juli 2012

From Zero To Hero

"From Zero To Hero" sebuah predikat yang pantas disematkan kepada sosok kawanku yang satu ini. Pada hari ini Sabtu, 14 Juli 2012 kawanku dapat membuktikan bahwa dia mampu mengerjakan soal TOEFL dengan nilai yang cukup memuaskan. Diawali pagi yang indah dengan ditemani sinar matahari kami berempat menuju tempat Workshop TOEFL di daerah Purwokerto. Setibanya disana kami dikejutkan bahwa peserta sudah penuh dan ketiga kawanku ini sebut saja HM, BDC, AW divonis tidak dapat mengikuti workshop TOEFL karena pesertanya sudah penuh. Dengan kemampuanku melobi sang panitia maka mereka bertiga pun bisa ikut. 

Sejatinya kegiatan dimulai jam 08.30 WIB tetapi karena berbagai hal baru dimulai pada pukul 09.30 WIB. Tidak masalah bagiku, yang penting kawan-kawanku dapat mengikuti kegiatan tersebut dan bisa jadi ini merupakan pengalaman pertama bagi mereka. Kegiatan ini juga pengalaman pertama untukku. Sang tentor pun memasuki ruang pertanda kegiatan akan segera dimulai. Setelah komat-kamit selama satu jam lebih akhirnya kami diberi soal-soal latihan. Spontan saja setelah menerima soal tersebut aku meramal peringkat berdasarkan nilai yang akan kami peroleh. Peringkat pertama jelas aku, ramalanku untuk peringkat kedua yakni HM, peringkat ketiga dan keempat diisi oleh BDC atau AW. Keduanya memang ditakdirkan mengisi juru kunci menurut pengamatanku. 

15 menit berlalu tetapi kami berempat belum juga menyelesaikan soal yang diberikan sang tentor. Kelebihanku dibandingkan kawanku yang lain adalah aku dapat mengerjakan soal dengan cepat dan penuh percaya diri, alhasil HM dan BDC yang duduk disebelahku melirik jawabanku. Sebenarnya aku sadar, tetapi tidak masalah jawabanku dilihat oleh mereka toh tidak ada ruginya membantu teman. Padahal belum tentu jawabanku benar. Aku tidak benar-benar mengamati AW ketika mengerjakan soal, apakah dia juga melirik perempuan di sebelahnya atau dia mengerjakan sendiri dengan sedikit kemampuannya berbahasa inggris. 

"Sudah selesai?" tanya sang tentor. "Sudah" jawab kami serempak. Soal pun dibahas satu per satu. Soal yang berjumlah 40 nomor tersebut terlihat mudah pada saat mengerjakan bersama sang tentor. Namun terlihat sangat sulit waktu aku mengerjakannya. Kemudian kami pun menghitung jumlah jawaban benar dan ternyata diluar dugaanku si AW berhasil memperoleh skor yang tertinggi dan disusul oleh BDC dan peringkat 3 dan 4 ditempati oleh HM dan aku. "From Zero To Hero" sebuah predikat yang pantas disematkan kepada kawan AW yang telah mengerjakan soal dengan intuisinya. Yaph memang benar AW mengerjakan soal dengan intuisinya. Semoga ini awal yang baik bagi AW menjelang test TOEFL yang sesungguhnya karena pada dasarnya hari ini hanya latihan saja. Kepada HM dan BDC saranku kalian harus belajar lebih percaya diri dan jangan curang! Selamat kepada AW semoga bisa mempertahankan prestasi saudara. Aku tunggu di test yang sebenarnya. SALAM SHOOT ME !!!

OSMB 2009

Orientasi atau pengenalan terhadap lingkungan universitas yang biasa dilakukan untuk menyambut mahasiswa baru merupakan agenda wajib yang dilakukan Universitas termasuk yang dilakukan di Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto. Orientasi atau pengenalan kampus biasa disebut OSMB atau OSPEK tergantung kebijakan dari Unsoed. Apa pun namanya yang jelas tujuan utama orientasi mahasiswa ini adalah memperkenalkan lingkungan kampus mulai dari sistem pendidikan sampai pada sarana prasarana yang ada di  fakultas maupun universitas. Sejak masuk Fakultas Hukum Unsoed saya sudah mengikuti 3 kali orientasi yakni pada tahun 2007 menjadi peserta dan tahun 2008 dan 2009 menjadi panitia. Semua orientasi yang saya ikuti selalu memberikan kesan, namun yang sangat membekas ketika menjadi panitia pada tahun 2009 karena pada saat itu saya menjadi Sekretaris Panitia.

Panitia merupakan unsur penting dalam pelaksanaan kegiatan orientasi sebab tanpa panitia dari unsur mahasiswa kegiatan orientasi tak akan berjalan dengan baik. Idealisme mahasiswa harus dituangkan dalam berbagai hal termasuk pada saat mengikuti kegiatan di kampus. Kampus merupakan "Pasar Nilai" dimana nilai apa pun ada baik nilai kebaikan dan keburukan. Saudara bisa menjadi mahasiswa baik, mahasiswa buruk, mahasiswa nakal, mahasiswa manis, mahasiswa gaul, mahasiswa cerdas, mahasiswa biasa, mahasiswa aktivis dll. Semua itu ditentukan oleh saudara sendiri dan faktor lingkungan akan sangat berpengaruh terhadap pembentukan jati diri anda sebagai mahasiswa. Teman kuliah, teman kost, teman bermain, unit kegiatan mahasiswa (UKM) yang diikuti merupakan faktor yang mempengaruhi saudara kelak akan menjadi apa. Kembali ke orientasi, bahwasanya tiap mahasiwa yang tergabung dalam kepanitiaan mempunyai peran dalam mensukseskan kegiatan tersebut. Kerja sama yang baik serta komunikasi yang intens akan memperlancar kegiatan.

Orientas Studi Mahasiswa Baru (OSMB) 2009 merupakan orientasi yang sangat memberikan kesan bagi saya karena sebagaimana disampaikan diawal pada saat itu saya menjadi panitia dan menjabat sebagai sekretaris panitia dan kegiatan tersebut berjalan dengan lancar. Dalam beberapa forum UKM dan obrolan dengan beberapa teman, saya sering mengatakan bahwa sekretaris merupakan ujung tombak dalam setiap kepanitiaan atau pun setiap organisasi. Sekretaris dituntut untuk gesit dan cekatan dalam melaksanakan kerjanya. Misalnya saja ketika ketua menugaskan kita membuat surat maka sesegera mungkin kita harus membuatnya tanpa harus menunggu waktu deatline yang sudah ditentukan. Sekretaris pun harus dituntut untuk selalu berkomunikasi dengan ketua. Komunikasi yang baik antara ketua dan sekretaris akan menjadi ujung tombak kegiatan. Ketika ketua berhalangan hadir untuk memimpin rapat maka sekretarislah yang menggantikannya. Pada saat rapat sekretaris harus dituntut untuk mencatat dan memperhatikan secara seksama ibarat Panitera yang mencatat jalannya sidang. Ketika forum lupa akan kesepakatan yang kemaren sudah disepakati maka catatan sekretaris lah yang akan membantu mengingatkan. Notulensi dalam rapat memang diperlukan dan itu tugas sekretaris. 

Tiap panitia harus dituntut untuk mengetahui tugasnya masing-masing termasuk sekretaris. Dari awal pembentukan panitia harus dijelaskan mengenai tugas masing-masing panitia supaya dalam perjalanan tidak terjadi tumpang tindih atau saling lempar tugas. Dengan pembagian tugas yang baik dari tiap panitia akan memperjelas arah kerja kepanitiaan ini. Ketua dan Sekretaris juga harus melakukan pembagian kerja secara proporsional. Ketua memang bertanggung jawab terhadap semua jalannya kegiatan mulai dari pra, hari H dan pasca kegiatan. Namun dalam hal pengawasan terhadap panitia yang lain, seorang ketua tetap membutuhkan bantuan dari panitia lain dan inilah tugas sekretaris. Divisi yang ada dikepanitiaan OSMB saya rasa cukup banyak dan itu perlu pengawasan dari ketua dan sekretaris. Ketua dan sekretaris harus jeli melihat divisi yang dirasa kurang dan butuh dukungan lebih. Antisipasi yang baik terhadap permasalahan yang ada akan membuat kepanitiaan lebih solid. Jadi sangatlah jelas bahwa tugas sekretaris dalam OSMB sangatlah berat dan butuh stamina yang prima. Orang kedua dalam kepanitiaan ini sangatlah dibutuhkan tenaga dan pikirannya. Sekretaris boleh sakit tapi sekretaris tidak boleh lupa !!!

Jumat, 13 Juli 2012

My Best Friend

Sahabatku
Engkau bagaikan matahari yang menyinari bumi
Kau selalu ada saat aku membutuhkanmu
Engkau tak pernah lelah mendengar keluh kesahku

Kini kau akan pergi meninggalkanku
Yang bisa ku lakukan hanya menunggu kepergianmu
Dan berharap kau takkan melupakanku

"Shoot Me"

Penguasaan bahasa asing merupakan hal yang penting dalam era globalisasi sekarang ini. Tiap individu dituntut untuk bisa menguasai bahasa asing baik inggris atau pun mandarin supaya dapat bersaing dan berkomunikasi dengan masyarakat internasional. Pendidikan bahasa Inggris dapat diberikan sejak dini baik dari taman kanak-kanak maupun sekolah dasar. Di Indonesia sendiri pelajaran bahasa inggris memang sudah diberikan dari level pendidikan dasar sampai pendidikan tinggi. Pemerintah Indonesia sadar betul akan pentingnya mempelajari bahasa inggris. Banyak manfaat yang dapat kita peroleh jika kita mampu menguasai bahasa asing khususnya bahasa inggris. Dalam dunia kerja misalnya, perusahaan asing mensyaratkan calon pegawainya untuk dapat menguasai bahasa inggris baik aktif maupun pasif. Jika calon pekerja sudah menguasai bahasa inggris sejak dini maka tidak ada kesulitan untuk masuk dalam perusahaan tersebut.

Beberapa waktu yang lalu saya mempunyai pengalaman yang cukup unik dan lucu. Setelah saya lulus dan meraih gelar Sarjana Hukum pada bulan Juni tahun 2012 hal yang saya lakukan tidak lain adalah mencari pekerjaan. Untuk mendapatkan pekerjaan sebenarnya tidaklah sesulit dibayangkan jika kita termasuk dalam kriteria "Sarjana Plus" ( baca tulisan tentang "Sarjana Plus"). Salah satu kriteria menjadi sarjana plus adalah menguasai bahasa asing dan biasanya itu dibuktikan dengan sertifikat toefl. Sejak tulisan ini dibuat memang saya belum mempunyai sertifikat toefl. Rencana saya dalam satu minggu ke depan saya harus mendapatkan sertifikat toefl tentunya dengan nilai yang baik. Besok Sabtu, 14 Juli saya rencana mengikuti workshop toefl dan saya mengajak teman-teman saya yang memang mulai menyadari pentingnya menguasai bahasa inggris walaupun mereka belum memperoleh gelar sarjana. Tidak masalah menurutku, paling tidak mereka akan mengetahui seberapa jauh mereka menguasai bahasa inggris.

Kita memang mahasiswa yang bisa dikatakan terlambat untuk menyadari arti pentingnya menguasai bahasa inggris, tetapi pepatah cina mengatakan "lebih baik terlambat dari pada tidak sama sekali". Ajakan untuk mengikuti workshop toefl yang akan dilanjutkan dengan test toefl dilakukan ketika kita sedang ngobrol santai di Angkringan Pasar Wage (tempat nongkrong mahasiswa Purwokerto-Red). Beberapa teman memang menyatakan ketertarikannya untuk mengikuti workshop tersebut. Ada juga teman yang masih ragu untuk memutuskan akan ikut atau tidak. Dibalik kebingungannya sebenarya terpendam keinginan yang kuat untuk mengikuti kegiatan tersebut. Beberapa saat kemudian kita asik tanya jawab menggunakan bahasa inggris dengan diiringi mp3 lagu barat yang tentunya berbahasa inggris. Tiba-tiba ada seorang teman yang bertanya, apa bahasa inggrisnya bolehkah saya foto denganmu? Sepintas saja ada yang menjawab "Shoot Me". Terang saja tawa riuh langsung menambah cair suasana di Angkringan tersebut, seakan-akan tidak mempedulikan orang lain yang ada disekitar kita. Pikiran negatif pun membayangi beberapa teman, ya blue film atau video bokep. Mungkin itu yang mereka bayangkan ketika mendengar kata "Shoot Me". Memang kosakata tersebut ada dalam blue Film atau video bokep. Kosakata lain pun muncul dan bertambah ngawur bahasa inggris yang dikeluarkan teman-temanku, walaupun bahasa inggrisku pun belum bisa dikatakan baik.

Kejadian tersebut memang menggelikan, lucu, porno atau ilmiah, tapi yang jelas dari kejadian itu muncul pemikiran mengenai pentingnya pengusaan bahasa inggris dalam era globalisasi ini. Terima kasih teman-temanku, mudah-mudahan dalam waktu dekat kita bisa belajar bahasa inggris bersama dan berjanjilah  ketika kita mempunyai anak atau cucu kelak, ajarkanlah mereka bahasa inggris sejak dini supaya tidak seperti diri kita yang sudah mencapai umur 20 an lebih tetapi belum menguasai bahasa inggris baik aktif maupun pasif.
(Tulisan ini terinspirasi oleh Andry Wahyudi dan Barkah Dwi Cahyono, 2 sosok yang selalu akan ku kenang dalam hidupku)

Kamis, 12 Juli 2012

Pemimpin Amanah

Mencari pemimpin yang baik di Indonesia akhir-akhir ini sangatlah sulit. Padahal dengan jumlah penduduk Indonesia yang mencapai 200 juta lebih seharusnya sangatlah mudah mencari sosok pemimpin yang amanah yang peduli kepada rakyatnya. Pemimpin ibarat nahkoda kapal yang akan membawa penumpangnya ke tempat tujuan dengan selamat tanpa kurang suatu apapun. Jika Nahkoda tersebut paham akan tugas dan kewenangannya serta mempunyai pengetahuan yang baik maka seluruh penumpang akan sampai tujuan dengan selamat. Sebaliknya jika pemimpin tersebut tidak mengetahui tugas dan kewenangannya serta tidak mempunyai kemampuan untuk membaca arah maka penumpang yang ada didalamnya tidak akan selamat dan tersesat.

Akhir-akhir ini muncul 2 sosok pemimpin nasional yang perlu kita teladani bersama karena apa yang mereka lakukan semata-mata untuk kemajuan bangsa dan untuk masyarakat Indonesia. Joko Widodo alias Jokowi dan Dahlan Iskan. 2 sosok yang sangat menginspirasi kita semua karena program kerjanya dan perilakunya yang tidak wajar bagi seorang pemimpin. Mereka bekerja dengan hati dan tanpa mengharapkan imbalan apa pun. Yang mereka pikirkan bagaimana untuk membangun negara Indonesia menjadi negara maju dan rakyatnya sejahtera. Dengan berbekal kemampuan kepemimpinan yang baik dan pengetahuan yang cukup, 2 sosok ini memimpin anak buahnya supaya bekerja secara profesional dan jujur. Mereka juga menularkan semangat perubahan kepada anak buahnya dan mereka buktikan dengan action, action and action. Bagi mereka pemimpin yang baik adalah pemimpin yang selalu dekat dengan rakyat dan menerima saran kritik dari masyarakat serta mampu memberikan solusi yang cepat dan tepat. 

Jokowi sekarang sedang berjuang untuk menjadi DKI 1 dalam pemilihan Gubernur di Jakarta. Sebelumnya dia menjabat Walikota Solo dan mampu membawa kota Solo menjadi kota yang berkembang hingga saat ini. Dengan kesederhanaan yang dia miliki serta jiwa kepemimpinan yang baik maka berbagai program kerja sudah dia kerjakan demi kemajuan kota Solo. Hal yang sangat membanggakan adalah ketika Jokowi mampu menata Pedagang Kaki Lima (PKL) yang ada di kota Solo. Jokowi benar-benar pemimpin yang mengerti keinginan rakyatnya karena dia turun langsung ke lapangan untuk berdiskusi dengan masyarakat mengenai permasalahan yang dihadapi dan berusaha mencari solusi secepatnya terhadap permasalahan yang ada. Untuk mengatur PKL supaya mau dipindahkan ke tempat yang baru tidaklah semudah membalikan telapak tangan, tetapi di tangan seorang Jokowi hal tersebut bisa dilakukan. Dalam menyelesaikan permasalahan PKL Jokowi langsung turun sendiri ke lapangan dan berdialog dengan PKL. Apa yang terjadi? Sekarang PKL yang berjumlah lebih dari 5.000 tersebut mau dipindahkan ke tempat yang baru tanpa ada demo dan semuanya berjalan dengan baik. Selain itu Jokowi termasuk dalam 25 besar walikota terbaik di Dunia. Sebuah prestasi yang membanggakan bagi Jokowi dan warga kota Solo.

Dahlan Iskan, Menteri BUMN tidak kalah mantabnya. Pemimpin yang satu ini penuh kontroversi karena apa yang dia lakukan kadang tidak wajar bagi seorang Menteri. Dahlan Iskan adalah sosok pemimpin yang perlu kita teladani bersama. Di bawah pimpinannya yang belum genap 1 tahun ini, BUMN mengalami banyak perubahan. Dia seorang pemimpin yang sederhana dan cerdas sehingga banyak orang yang suka kepadanya. Hal yang paling membanggakan adalah saat dia ngamuk di pintu tol Semanggi karena melihat antrian yang cukup panjang sedangkan pintu tol yang dibuka tidak maksimal. Sekonyong-konyong langsung dia turun dari mobilnya dan membuka pintu tol yang masih tertutup dan membiarkan puluhan kendaraan lewat tanpa membayar. Dia juga tidak mau terjebak dalam protokoler kementerian yang berbelit-belit dan dibuat-buat. Dahlan Iskan yang juga mantan Dirut PLN ini sangat disiplin dan mempunyai gaya kepemimpinan yang sangat unik. Dahlan memanfaatkan teknologi yakni Blackberry Messenger untuk melakukan rapat dengan pimpinan BUMN yang begitu banyak. Dan masih banyak lagi perilaku nyentrik menteri yang satu ini dan apa yang dilakukannya semata-mata untuk negara Indonesia. 

Pemimipin amanah memang layak disematkan kepada kedua sosok pemimpin tersebut yang telah berjuang keras demi kemajuan negara Indonesia. Generasi muda Indonesia haruslah menteladani mereka berdua supaya negara ini penuh dengan pemimpin amanah sehingga rakyat Indonesia menjadi sejahtera. Maju terus Jokowi dan Dahlan Iskan, Kami akan selalu mendukungmu!!! 

Selasa, 10 Juli 2012

Antara Nilai dan Pengabdian

"Katanya Mahasiswa, tingkah lakunya ko seperti bukan Mahasiswa" ujar warga desa Tak Bernama. Itulah anggapan salah satu warga yang mungkin akan saudara temui di tempat Kuliah Kerja Nyata (KKN). KKN merupakan mata kuliah wajib yang harus ditempuh mahasiswa di Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto termasuk mahasiswa Fakultas Hukum. Pelaksanaan KKN merupakan perwujudan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang ketiga yakni pengabdian kepada masyarakat. Universitas memang dituntut untuk dapat memberikan kontribusi kepada masyarakat serta memberikan solusi terhadap permasalahan yang ada. KKN dianggap salah satu cara untuk memberikan solusi terhadap permasalahan yang ada dalam masyarakat. 

KKN yang sedianya akan diadakan selama 30-35 hari harus dilaksanakan dengan sebaik-baiknya oleh mahasiswa. Pengetahuan yang dimiliki oleh mahasiswa diharapkan dapat dimanfaatkan dengan baik yang diwujudkan dengan pembuatan program kerja bagi desa yang ditempatinya. Diskusi dan musyawarah harus sering dilakukan oleh mahasiswa dengan warga untuk mengetahui apa yang diinginkan warga setempat. Waktu yang sangat singkat harus digunakan dengan penuh perhitungan. Rencana yang matang dan terkonsep dengan baik pada setiap kegiatan akan menghasilkan hasil yang maksimal. Libatkan aparat desa dan warga dalam setiap kegiatan. INGAT !!! Kita hanya sebagai fasilitator, jadi jangan terlalu memanjakan warga desa, jika memang kita tidak mampu maka katakan tidak mampu, tidak usah memaksakan apa yang sebenarnya kita tidak mampu melaksanakannya. Selain itu yang tidak kalah pentingnya adalah perilaku kita juga harus dijaga karena kita akan berinteraksi dengan warga desa yang masih kental dengan tata krama yang sangat baik. Kebiasaan buruk yang sering kita lakukan di kost atau di rumah lebih baik tidak dilakukan di tempat KKN. Pembacaan terhadap kebiasaan dan adat masyarakat setempat pun harus dilakukan supaya ke depan dalam berinteraksi akan lebih mudah. Jangan sampai kalimat negatif yang terlontarkan dari warga desa muncul akibat perilaku kita yang kurang baik.

Pernahkah saudara bertanya pada diri sendiri, untuk apa kita mengikuti KKN? untuk mendapatkan Nilai atau Pengabdian kepada Masyarakat. Bagi sebagian mahasiswa mungkin menjawab untuk mendapatkan nilai atau sebagian lain menjawab untuk pengabdian atau ada yang menjawab untuk mendapatkan nilai sekaligus mengabdi kepada masyarakat. Jika belum pernah terlintas pertanyaan tersebut, saran saya renungkan dan pikirkan pertanyaan tersebut dan coba jawab pertanyaan tersebut. Hal ini akan sangat menentukan sikap, mental, atau pun program kerja yang akan saudara buat untuk 30-35 hari ke depan. 

Tujuan diadakannya KKN adalah supaya mahasiswa dapat mengaplikasikan ilmu yang diperoleh selama menempuh pendidikan di Unsoed. Latar belakang keilmuan yang berbeda dari setiap mahasiswa diharapkan mampu memberikan pencerahan bagi warga desa. Ekspektasi atau harapan warga desa terhadap mahasiswa sangatlah besar dan kehadiran saudara bagi mereka bagaikan air di gurun pasir atau bagaikan hujan di musim kemarau yang berkepanjangan. Jadi mainkan peran masing-masing mahasiswa dengan baik sesuai bidang keilmuannya. Fokuslah pada setiap kegiatan, hilangkan sifat egois yang ada pada diri saudara jika ingin program kerja saudara berhasil. Semua itu akan terealisasi jika tujuan KKN saudara adalah untuk mengabdi kepada masyarakat bukan sekedar untuk mendapatkan nilai, tetapi akan berbeda 180 derajat ketika tujuan yang diharapkan adalah nilai, nilai dan nilai. Apalah arti sebuah nilai jika dibandingkan pengalaman, persaudaraan, ilmu, dll. Pengabdian akan menghasilkan lebih dari sekedar nilai, nilai akan mudah didapatkan dibangku kuliah sedangkan pengalaman, persaudaraan, ilmu, realitas kehidupan beserta permasalahannya akan kita temukan di masyarakat. Lakukan semua program kerja dengan semata-mata untuk mengabdi kepada masyarakat, jika itu dilakukan maka nilai akan mengikuti dengan sendirinya. Buat KKN saudara penuh makna dan meninggalkan jejak baik yang akan selalu dikenang oleh warganya, ibarat gajah mati meninggalkan gading, harimau mati meninggalkan belang.  
(Ditulis berdasarkan Pengalaman KKN di Desa Cinanas Kec. Bantarkawung Kabupaten Brebes Bulan Februari 2011)


Senin, 09 Juli 2012

Sarjana Plus

Siang hari, kira-kira akhir bulan Juni 2012 aku pernah ngobrol santai dengan seorang Dosen FH UNSOED. saat itu aku sudah bukan mahasiswa, aku sudah lulus dan mendapatkan gelar SH setelah sekian tahun berproses di Kampus Merah Tercinta. Tanpa basa basi aku pun menceritakan langkahku setelah keluar dari kampus ini. Yaph, Kerja, Kerja dan Kerja. Itulah yang ada dibenakku setelah aku diwisuda tanggal 19 Juni 2012 kemaren. 

Aku ingin mendapatkan kerja apa pun dalam waktu dekat ini karena aku berpikiran bahwa sebisa mungkin aku tidak minta uang kepada orang tua. 20 tahun lebih aku dibina dan dididik oleh kedua orang tuaku. Tidak sedikit biaya yang dikeluarkan untuk pendidikanku. Oleh karena itu aku ingin bekerja secepat mungkin dan mendapatkan gaji atau upah, bahkan bila perlu menggunakan ijazah SMA untuk melamar pekerjaan. Setelah aku sampaikan rencanaku tersebut kepada Sang Dosen, maka Sang Dosen pun menyampaikan beberapa pesan. Sang Dosen beranggapan bahwa tidak perlu menggunakan ijazah SMA, karena menurutnya aku sudah punya ijazah sarjana yang telah kudapat susah payah. "Tidak usah takut untuk tidak dapat pekerjaan, kamu ini Sarjana Plus" ungkap Sang Dosen.

Sarjana Plus adalah sarjana yang mempunyai beberapa kompetensi, pertama mempunyai IPK minimal 3,0 (skala 4,0), aktif mengikuti kegiatan kemahasiswaan, aktif mengikuti penelitian, mampu mengoperasikan komputer dengan baik dan cakap berbahasa inggris. Itulah kriteria Sarjana Plus menurut Sang Dosen. Kemudian aku bertanya kepada diriku sendiri, apakah aku termasuk Sarjana Plus yang diungkapkan Sang Dosen ? Termasuk atau pun tidak, yang jelas hari ini aku mendapatkan pencerahan tentang masa depanku. Terima Kasih Pak Dosen.

Hari Baru

9 Juli 2012 merupakan hari bersejarah bagiku. Aku baru saja mempunyai blog baru yang kubuat sendiri. Sebenarnya sudah lama aku ingin membuat blog, tetapi karena berbagai alasan barulah hari ini mampu ku buat blog sederhana ini. Jika ada yang bertanya kenapa aku harus membuat blog maka jawabannya hanya satu, Karena Aku Sarjana Plus. hahaha....

Motivasi untuk membuat blog semakin bertambah besar setelah membaca Novel yang berjudul "Sepatu Dahlan" karangan Khrisna Pabichara. Novel pertama yang mampu ku baca sampai akhir. Sebelumnya aku tidak pernah membaca novel hingga selesai. Memang sebenarnya aku penggagum berat Dahlan Iskan, Menteri BUMN saat ini. Novel ini bercerita tentang kisah masa kecil Dahlan Iskan yang mampu meraih cita-citanya (Sepatu, Sepeda dan Aisha) dengan penuh semangat dan perjuangan yang  tak kenal lelah serta mampu belajar dari kemiskinan. Sosok pemuda yang bernama Dahlan selalu menuliskan kejadian dan pengalamannya di sebuah kertas yang tertumpuk rapi di rumah kecilnya. Jika saja aku meniru gaya Dahlan yang setiap kejadian yang dialaminya dia tuliskan di kertas sejak aku kecil atau paling tidak sejak aku belajar di bangku kuliah, alangkah banyaknya tinta yang kuhabiskan untuk menulis pengalamanku. Alasan inilah yang menyebabkan aku membuat blog "Sang Pengkritik".

Blog ini juga aku persembahkan khusus untuk adik-adikku tercinta yang sekarang sedang berproses di Kampus Merah Tercinta Fakultas Hukum Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto. Angkatan 2008, 2009, 2010 dan 2011.  FH Unsoed merupakan tempat dimana aku mendapatkan banyak pelajaran dan pengalaman yang tak akan kulupakan. Terima Kasih FH Unsoed. Jadi tunggu saja kisah "Sang Pengkritik" berikutnya.