Kamis, 16 Agustus 2012

Total Futsal

My Wong Kucluk, itulah nama kontak di handphoneku untuk temanku yang paling cinta sama olahraga futsal. Bukan tanpa alasan aku menuliskan nama tersebut di kontakku, melainkan memang benar-benar orang tersebut kucluk. Sebut saja namanya Caca, ini cowo lho bukan cewe. Orang Ciamis yang masuk Fakultas Hukum Unsoed pada tahun 2006 dan baru saja menyelesaikan studinya pada tahun ini. Cukup lama memang, tapi banyak ilmu yang dia dapatkan, salah satunya ya kegilaannya akan olahraga futsal ini. Jika romeo sangat setia kepada juliet sehingga rela mati bersama-sama, maka tidak beda dengan Caca, dia juga rela mati demi futsal, total futsal lah ya. wkwkwkkw

Olahraga yang dimainkan 5 orang ini bisa dimainkan dimana saja sebenarnya, asalkan ada gawang kecil dan tanah cukup luas. Dengan majunya perkembangan tiap daerah, sekarang futsal dilakukan di tempat tertutup. Di Purwokerto memang ada beberapa tempat untuk bermain futsal mulai dari lapangan jenis rumput atau avacourt. Dengan banyaknya universitas yang ada di Purwokerto maka olahraga futsal pun cukup banyak peminatnya. Entah sampai kapan olahraga ini akan disukai para laki-laki sejati, tapi yang jelas selama di Purwokerto masih ada universitas atau pun sekolah tinggi maka olahraga ini tetap akan digemari dan tempat penyewaan lapangan pun akan tetap meraih keuntungan. Di tambah kompetisi yang rutin dilaksanakan oleh beberapa fakultas di Unsoed. 

Kembali ke temanku yang satu ini. Tidak hanya lumayan bermain futsal, cowo satu ini juga punya kemampuan mempengaruhi teman-temannya untuk bermain futsal dan yang cukup membanggakan pada tahun 2008 atau 2009, saya agak lupa, dia mampu membuat turnamen antar SMA, antar Mahasiswa dan tingkatan Umum se-Kabupaten Banyumas. Sebuah capaian yang luar biasa tentunya dan tidak semua orang mampu mengadakan kegiatan tersebut. Sebenarnya aku sudah pernah bilang kepadanya untuk membuat EO futsal saja. Cari sponsor dan kita bisa keliling Indonesia untuk mengadakan kompetisi tersebut. Sebuah mimpi yang sangat indah bukan.

Perfutsalan di Fakultas Hukum pun dapat berkembang dan punya nama berkat peran doi. Sekarang dia sudah lulus dan akan pergi selamanya dari almamater tercinta. Kemunduran futsal hukum di depan mata dan parahnya tidak ada yang terlihat akan meneruskan gelagatnya sebagai total futsal, maen futsal dan melaksanakan kompetisi futsal. Sudah banyak asam manis yang aku terima selama bermain dengannya. Sepertinya dia paling konsisten untuk tidak mengangkat piala dalam keikutsertaannya dalam setiap kompetisi, seingatku sih cuma satu piala yang dia dapatkan selama karirnya, sungguh sebuah bentuk kegagalan sebuah tim. ya sudahlah. Yang lebih penting kan proses, bukan hasil. Pembelaan..hehe

Terima kasih kawanku Caca Nugraha, dirimu telah banyak memberi inspirasi dalam hidupku dan hidup orang-orang disekitarmu. Mohon maaf juga jika selama kita berinteraksi ada sleding atau tekelan yang membuatmu sakit hati. Semoga dirimu tetap total futsal dan 5-10 tahun jika kita bertemu hal pertama yang akan kita lakukan adalah bermain futsal. Selamat menempuh ujian hidup yang sesungguhnya, kehidupan nyata yang bagi sebagian orang dianggap beban dan saranku janganlah dijadikan beban, tapi jadikan sebuah tantangan. Forza Futsal ! 






Tidak ada komentar:

Posting Komentar