Sabtu, 18 Agustus 2012

Keluarga Pasuruan

Mudik memang budaya orang Indonesia yang harus tetap dipertahankan oleh kita semua. Tiap pemudik menginginkan sampai di tempat tujuan dengan selamat sehingga dapat bertemu dengan keluarga. Keluarga di rumah pun pasti mendoakan keluarganya yang sedang dalam perjalanan supaya diberi keselamatan dan kesehatan supaya sampai tujuan dengan selamat. Dalam beberapa jam lagi saudaraku dari Pasuruan, Jawa Timur pun akan segera tiba di rumahku di Purwokerto. Pakde dan saudara iparku memang sengaja untuk merayakan idul fitri di Jawa Tengah tepatnya di Bumiayu. 

Dengan menaiki mobil pribadi dan menempuh perjalanan sekitar 12 jam lebih pastilah sangat melelahkan, terlebih ada Fikri, keponakanku yang lucu nan guanteng bak artis ini pasti sudah bisa jalan. Terakhir melihatnya waktu aku bertandang ke Pasuruan si Fikri sih belum bisa jalan. Masih mau digendong aku gak ya, harus mau. hahaa. Nek ra gelem ya dipekso

Keluarga Pasuruan itu dari garis keturunan ibu, tepatnya kakaknya ibuku. Jarang ketemu memang, ya wajar saja karena jarak yang memisahkan kita, tapi walaupun jarak jauh hati kita tetap dekat. wis koyo lagu. Pakdeku punya 3 anak, Mas Ganang, Mba Nala, terakhir si bengal nan tomboi farah ikrima. Tahun ini mba Nala ga ikut mudik, jaga gawang di Pasuruan katanya. Si Fikri itu anaknya mas Ganang. 

Kalau aku maen ke Pasuruan itu naiknya kereta api Lohgawa (asline yo logawa) dari stasiun purwokerto trus turun di stasiun pasuruan, nyambung pake becak. Perjalanan ya kurang lebih 12 jam lah. Pegel memang naik kereta selama itu, tapi aku seneng kalau naik kereta api, fasilitasnya sekarang bagus dan manajemen pun semakin hari semakin baik. 

Selamat datang Keluarga Pasuruan Di Purwokerto...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar