Pemimpin masa depan haruslah mempunyai kemampuan intelektual dan kemampuan emosional yang baik. Kemampuan intelektual didapatkan dari lingkungan sekolah mulai dari sekolah dasar sampai perguruan tinggi. Kemampuan emosional diajarkan dilingkungan keluarga dan lingkungan bermainnya. Untuk mendapatkan sosok pemimpin yang ideal di Indonesia sangatlah mudah. Dari 200 juta lebih penduduk Indonesia, saya yakin ada seorang yang mempunyai kemampuan intelektual dan kemampuan emosional yang baik untuk dijadikan seorang pemimpin. Jika ada yang mengatakan tiap jaman atau tiap generasi pasti menghasilkan pemimpin yang baik, saya sepakat. Sekitar 20-25 tahun lagi generasi saya akan memimpin bangsa Indonesia. Dan keyakinan saya Indonesia akan berubah menjadi negara yang maju dalam berbagai bidang, mulai dari perekonomian, teknologi, hukum dan lain sebagainya. Optimisme memang dalam diperlukan untuk meraih kesuksesan. Semangat dan kerja keras serta doa juga akan membantu mewujudkan itu.
Ternyata Indonesia yang sangat kaya akan sumber daya alam dan padat penduduknya ini banyak mempunyai masalah. Mulai dari kasus korupsi, masalah hukum, masalah teknologi dan lain-lain. Permasalahan tersebut tidak terlepas dari sosok seorang pemimpin. Gubernur atau Bupati atau Walikota sangatlah mempunyai peran untuk menimbulkan permasalahan. Terbukti dari paparan Kementerian Dalam Negeri, ternyata banyak kepala daerah yang terlibat dalam kasus hukum, entah posisinya sebagai saksi, tersangka, terdakwa bahkan terpidana. Hal ini sangat membuat miris kita sebagai warga negara yang ingin melihat Indonesia menjadi negara yang maju dan rakyatnya sejahtera. Kepala Daerah seharusnya memberikan contoh yang baik terhadap bawahannya dan bukan malah melakukan korupsi. Krisis moral merupakan penyakit yang mungkin diderita para kepala daerah ini. Mereka bekerja bukan dengan hati, mereka bekerja hanya untuk memikirkan diri sendiri maupun golongannya. Tujuan utama mereka bekerja seharusnya semata-mata demi bangsa dan negara. Generasi saya harus bisa membuat semuanya menjadi berbeda dan dapat menyelesaikan masalah. Dalam 20-25 tahun lagi kita akan memimpin bangsa ini dan yakinlah kawan-kawan kita akan memajukan bangsa ini bersama-sama. Apa pun latar belakang kita, suku, agama, dan ras bukan penghalang bagi kita untuk menjadikan Indonesia menjadi negara yang maju. Banyak orang-orang pintar dan cerdas di generasi kita dan mereka layak menjadi pemimpin. Menjadi pemimpin memanglah tidak mudah, tetapi itu semua akan berjalan dengan baik jika sebagai pemimpin yang baik kita mau mendengar aspirasi dari rakyatnya.
Peran pengusaha juga sangat berarti untuk membuat negara ini menjadi maju. Tiap daerah tumbuh dan berkembang salah satunya karena ada peran pengusaha dalam hal penyediaan lapangan kerja dan memproduksi barang maupun jasa. Pengusaha dan kepala daerah harus berjalan beriringan untuk memajukan daerahnya. Komunikasi yang baik akan mempercepat laju pertumbuhan ekonomi daerah tersebut. Pengusaha dan Kepala Daerah tidak boleh saling memberikan peluang untuk menciptakan korupsi. Semua kegiatan harus dilaksanakan secara transparan dan masyarakat harus ikut serta memberikan pengawasan terhadap kinerja kepala daerah. Pengusaha yang nakal harus dilaporkan kepada pihak yang berwajib supaya memberi efek jera bagi pengusaha yang lainnya. Pemberian perijinan yang cepat dan tepat harus diberikan oleh kepala daerah kepada pengusaha. Pemberian ijin juga harus sesuai prosedur yang ada, jika memang perlu dibuatkan peraturan gubernur atau peraturan bupati untuk mengaturnya. Manajemen kepemimpinan sangatlah diperlukan untuk menghadapi para pengusaha yang memang sangat jeli menghitung untung rugi tiap kegiatan perusahaannya. Kepala Daerah juga harus mempunyai bekal yang cukup untuk menghadapi para pengusaha tersebut. Dampak dari pendirian perusahaan juga harus diperhatikan sebelum memberikan ijin. Pengambilan keputusan yang kurang tepat akan membuat masyarakat kecewa dan rusaknya tata kota bahkan sumber daya alam yang akan habis jika tidak dikelola dengan benar.
Jadi teringat kawan saya yang mempunyai obsesi menjadi Bupati di suatu daerah di Indonesia. Dia sangat terobsesi memajukan daerahnya yang sekarang menurut dia kurang berkembang karena belum semua sumber daya alam dimanfaatkan dengan baik dan maksimal. Cita-cita yang sangat mulia. Mudah-mudahan cita-citanya terwujud dan setelah menjadi Bupati jangan lupa kepada rakyat. Tirulah cara kerja yang dilakukan Jokowi (walikota Solo), Dahlan Iskan (Menteri BUMN) atau Syahrul Yasin Limpo (Gubernur Sulawesi Selatan). Mereka semua pemimpin hebat dan punya integritas yang tinggi terhadap pekerjaannya serta yang mereka lakukan hanya untuk membawa Indonesia berubah menjadi negara maju.
(Tulisan ini dibuat selelah menonton tayangan Indonesia Lawyer Club di TV One edisi 24 juli 2012)
(Tulisan ini dibuat selelah menonton tayangan Indonesia Lawyer Club di TV One edisi 24 juli 2012)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar